Monumen Nasional — selalu disingkat Monas — adalah tugu marmer setinggi 132 meter di tengah Lapangan Merdeka. Presiden Sukarno memprakarsainya sebagai lambang perjuangan kemerdekaan; pembangunannya dimulai pada 1961 dan dibuka untuk umum pada 1975. Lidah api perunggu di puncaknya dilapisi emas dan diterangi pada malam hari.
Bagi pengunjung, Monas punya dua fungsi. Sebuah lift membawa ke pelataran puncak pada ketinggian sekitar 115 meter, tempat terbaik untuk memahami betapa luasnya kota ini. Dan di bagian dasar, museum diorama menuturkan kisah Indonesia dari prasejarah hingga kemerdekaan, sementara Ruang Kemerdekaan di atasnya menyimpan naskah asli proklamasi 1945.
Hal terbaik untuk dilakukan di Monas (Monumen Nasional)
Naik lift ke pelataran puncak
Satu-satunya lift yang kecil menjadi titik sumbatnya: pada akhir pekan dan hari libur, antrean bisa sejam atau lebih, dan jumlah tiket ke puncak dibatasi tiap hari. Datanglah saat baru buka pada hari kerja. Pada pagi yang cerah, Anda bisa melihat ke utara hingga Laut Jawa dan ke selatan ke arah pegunungan di belakang Bogor.
Susuri museum sejarah
Ruang di bawah monumen berisi puluhan diorama berkaca tentang peristiwa penting dalam sejarah bangsa. Kesannya kuno, tetapi berguna sebagai pengantar sebelum Anda mengunjungi Museum Nasional dan Kota Tua.
Berjalan santai di Lapangan Merdeka
Taman di sekeliling monumen ini termasuk salah satu alun-alun kota terbesar di dunia: hamparan rumput, air mancur, kandang rusa, dan pedagang makanan di dekat gerbang, tempat Anda bisa mencicipi kerak telor. Paling ramai saat senja dan Minggu pagi.
Lihat bersama pemandu
Hampir setiap tur keliling kota dimulai atau berakhir di sini, dan pemandu membantu urusan sistem tiket serta antrean. Tur malam singgah untuk melihat monumen yang diterangi selepas gelap.

Cara menuju Monas (Monumen Nasional)
- Dengan TransJakarta: Koridor 1 (Blok M–Kota) berhenti di Monumen Nasional di sisi barat lapangan. Pintu masuk umum ke monumen melalui terowongan dari sisi utara taman, jadi sediakan 10–15 menit berjalan kaki.
- Dengan kereta: Stasiun Gambir berada di sisi timur lapangan, tetapi hanya melayani kereta jarak jauh; stasiun KRL terdekat adalah Juanda dan Gondangdia.
- Dengan MRT: jalurnya saat ini berakhir di Bundaran HI, sekitar 2 km di selatan; lanjutkan dengan TransJakarta atau perjalanan singkat transportasi daring.
- Dengan mobil atau transportasi daring: minta diantar ke area parkir IRTI atau Monas di sisi selatan; kereta wisata gratis biasanya beroperasi dari sana ke pintu masuk.
Tips orang dalam
- Tiketnya murah, dengan harga terpisah yang sedikit lebih tinggi untuk pelataran puncak. Pembayaran umumnya memakai kartu prabayar (JakCard atau uang elektronik bank), bukan tunai — bawa satu, atau beli di gerbang.
- Monumen biasanya tutup hari Senin, dan jam bukanya sudah beberapa kali berubah; cek informasi setempat sebelum pergi.
- Sangat sedikit tempat berteduh antara gerbang dan monumen. Bawa air minum dan topi.
- Lapangan kadang ditutup atau dibatasi untuk acara kenegaraan dan unjuk rasa.
Tur & tiket terbaik untuk Monas (Monumen Nasional)
Pengalaman dengan ulasan terbaik ini adalah cara termudah mengunjungi Monas (Monumen Nasional):
Tur kota mulai €51 Jakarta: Tur Keliling Kota Sehari Penuh
Tur kota Jakarta dengan ulasan terbanyak yang kami cantumkan. Pemandu mengajak Anda menyusuri rangkaian landmark ibu kota yang terkurasi, mencakup sejarah, budaya, dan kehidupan beragamanya dalam satu hari, serta mengambil alih urusan perencanaan — dan strategi menghadapi macet.
- Landmark paling terkenal di kota dalam satu hari berpemandu
- Sejarah, seni, tradisi, dan tempat ibadah
- Tersedia penjemputan di hotel
Tur kota privat mulai €42 Jakarta: Tur Privat Setengah Hari — Sorotan Jakarta
Tur privat untuk kunjungan singkat. Dalam sekitar empat setengah jam, pemandu memperkenalkan sejarah, masyarakat, dan keberagaman Indonesia melalui landmark utama Jakarta, mengikuti ritme Anda.
- Dirancang bagi pengunjung yang hanya punya waktu singkat di kota
- Landmark sejarah dan budaya yang ikonik
- Grup privat dengan penjemputan di hotel
Tur malam privat mulai €47 Jakarta: Tur Malam Privat Berpemandu — Wisata Kota & Kuliner Kaki Lima
Malam bersama warga lokal: berkendara melewati tempat-tempat yang diterangi saat panas dan macet sudah mereda, lalu menuju kawasan kuliner kaki lima untuk menyantap apa yang dimakan warga Jakarta sepulang kerja.
- Landmark kota yang diterangi selepas gelap
- Singgah di kawasan kuliner kaki lima bersama pemandu lokal
- Grup privat dengan penjemputan di hotel




