Sebelum menjadi ibu kota imperium siapa pun, Jakarta adalah rumah orang Betawi — masyarakat dan budaya yang terbentuk di sini selama berabad-abad dari pengaruh Melayu, Sunda, Jawa, Tionghoa, Arab, dan Eropa. Dialek, musik, makanan, dan humor mereka adalah milik kota ini sendiri, dan makin sulit ditemukan di bawah gedung pencakar langit.
Setu Babakan, di Srengseng Sawah di tepi selatan kota, adalah Perkampungan Budaya Betawi yang ditetapkan secara resmi: permukiman sungguhan di sekeliling sebuah danau (setu), dengan rumah tradisional, museum, panggung pertunjukan, dan lapak makanan. Suasananya bersahaja, lokal, dan gratis.
Hal terbaik untuk dilakukan di Setu Babakan (Perkampungan Budaya Betawi)
Santap makanan Betawi di tepi danau
Inilah tempat terbaik di Jakarta untuk mencicipi kerak telor — beras ketan dan telur yang dimasak di atas arang dengan serundeng — bersama soto Betawi, laksa Betawi, dodol yang manis, dan bir pletok, minuman tanpa alkohol dari jahe, serai, dan rempah.
Lihat rumah tradisional Betawi
Contoh jenis-jenis rumah utama berdiri di zona budaya, dengan lisplang berukir dan teras depan yang lebar. Museum Betawi yang kecil menjelaskan adat, pernikahan, dan kerajinan.
Saksikan pertunjukan akhir pekan
Pada akhir pekan dan hari libur, panggung terbuka sering menampilkan tari, musik gambang kromong dan tanjidor, teater rakyat lenong, atau silat, dan Anda kemungkinan besar bertemu ondel-ondel, boneka raksasa yang menjadi maskot Jakarta. Jadwalnya tidak baku.
Berkeliling danau dengan santai
Sewa perahu kayuh atau susuri jalur tepi danau melewati para pemancing dan pohon buah — sekilas kehidupan kampung yang dulu menutupi sebagian besar Jakarta.

Cara menuju Setu Babakan (Perkampungan Budaya Betawi)
- Dengan KRL: naik lintas Bogor ke Lenteng Agung atau Universitas Pancasila, lalu lanjut sebentar dengan ojek atau transportasi daring.
- Dengan taksi atau transportasi daring: 45–75 menit dari pusat Jakarta; sediakan lebih pada jam sibuk.
- Padukan dengan Ragunan, yang berjarak kira-kira 20 menit dengan mobil.
Tips orang dalam
- Datanglah pada Sabtu atau Minggu; pada hari kerja lapaknya lebih sedikit dan biasanya tidak ada pertunjukan.
- Masuk gratis. Bawa uang tunai untuk makanan dan sewa perahu.
- Papan informasi sebagian besar berbahasa Indonesia — pemandu atau aplikasi penerjemah akan membantu.
- Jika tidak sempat sejauh ini ke selatan, carilah penjual kerak telor di Monas dan Kota Tua.
Tur & tiket terbaik untuk Setu Babakan (Perkampungan Budaya Betawi)
Pengalaman dengan ulasan terbaik ini adalah cara termudah mengunjungi Setu Babakan (Perkampungan Budaya Betawi):
Lokakarya mulai €21 Jakarta: Lokakarya Batik 1 Jam bersama Instruktur Lokal
Pengenalan singkat dan langsung praktik pada seni tekstil Indonesia yang paling terkenal. Instruktur menunjukkan dasar-dasarnya, Anda membuat karya sendiri dan membawanya pulang.
- Pelajari dasar-dasar membatik
- Buat desain Anda sendiri
- Bawa pulang cendera mata buatan tangan
Tur kota & budaya mulai €51 Jakarta: Tur Budaya dan Landmark Sehari Penuh
Sehari penuh yang dimulai di antara rumah-rumah adat Taman Mini Indonesia Indah, lalu kembali ke pusat kota untuk Monas, Masjid Istiqlal, dan Katedral.
- Arsitektur tradisional di Taman Mini
- Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, dan Katedral
- Tersedia penjemputan di hotel
Tur jalan kaki mulai €36 Tur Jalan Kaki Jakarta: Jelajahi Jakarta ala Warga Lokal
Pengenalan kota selama tiga jam dengan berjalan kaki dan naik transportasi umum, dengan singgah makan dan sejarah lokal di sepanjang jalan. Dinilai 4,9 oleh lebih dari seratus wisatawan.
- Berkeliling dengan cara lokal, naik transportasi umum
- Mencicipi makanan lokal terkenal di sepanjang rute
- Cerita dan sejarah dari pemandu lokal




